
Universitas Kepanjen Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045.
Basudewanews.com – Surabaya, Wisuda dan Sumpah Perawat 241, Universitas Kepanjen Malang, di Hotel Ijen Suit Malang, berlangsung, Senin (2/12/2024).
Gelaran wisuda dan sumpah Perawat 241 tersebut, tampak dihadiri oleh, Bupati Kabupaten Malang, yakni, Drs.Sanusi, MM.
Selain itu, dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Malang, Sanusi, berpesan, agar para wisudawan perawat responsif, tanggap dan bergerak cepat dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Namun, Sanusi, juga mengingatkan, para perawat guna senantiasa menerapkan 3 S saat melaksanakan tugas. Adapun, 3 S yakni, Sapa, Senyum dan Sopan.
Dari sesi wisuda tersebut, tampak salah satu ASN yang turut di wisuda jurusan Sarjana Keperawatan yakni, Mi’rodzul Ekandarie atau biasa dipanggil Ozul.

Ozul sendiri yang merupakan putri dari Penasehat Hukum, Agus Salim Ghozali yang juga sekaligus Kabiro Basudewanews.com di Malang, saat ditemui, berharap, pasca wisuda ini, ilmunya bermanfaat bagi masyarakat.
” Alhamdulillah mas !, selesai sudah sesi wisuda dan semoga ilmu putrinya bisa bermanfaat bagi semua orang ,” singkatnya.
Diruang yang lain, Rektor Universitas Kepanjen, Tri Nurhudi Sasono Kep.Ners M.Kep., saat ditemui, menyampaikan, ikhwal sekolah perawat atau Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) berdiri di tahun 1985.
Kemudikan pada tahun 1995 nama sekolah menjadi Akademi Perawat (Akper) dan seiring berjalannya waktu pada tahun 2008 sekolah menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) dan di tahun 2024 menjadi Universitas.
Lebih lanjut, hingga kini, sekolah ini telah turut menyumbangkan lulusan 20 ribuan tenaga medis perawat.
” Sedangkan, khusus di tahun 2024 ini, sekolah telah menyumbangkan lulusan sekitar seribu tujuh puluhan tenaga medis perawat ,” papar Tri Nurhudi.
Tri Nurhudi juga membeberkan, aspek kelayakan sekolahnya naik peringkat ke Universitas.
Adapun, aspek kelayakan yang disampaikan, yakni, aspek hukum, aspek Sumber Daya Manusia (SDM), aspek keuangan serta sarana dan prasarana.
” Semua aspek diatas, terpenuhi dan layak sekolah kami naik jenjang lebih tinggi,” tuturnya.
Kedepannya, pihak kami lebih cenderung ke File U Bis daripada perguruan tinggi yang berdasar Provider Bis.
File U Bis akan kita dorong dan bangun nilai nilai U – Key sesuai filosofi Kepanjen Malang dengan slogan yakni, Kesatria Raden Panji yang diimplementasikan nilai nilai yang disebut, KEREN.
Adapun, kepanjangan dari kalimat KEREN yakni, Ketuhanan, Empati yang memiliki rasa simpati dan kepedulian, Rasa integritas yang tinggi (Senyum, Sapa dan Salam), Responsibility yaitu, tanggung jawab memiliki kompetensi sesuai profesi profesional, Entrepreneur yang memiliki jiwa berwirausaha tidak hanya siap kerja tapi juga menciptakan pekerjaan dan Networking yakni, kerjasama.
Tri Nurhudi juga berpesan, pasca wisuda nantinya tidak berhenti namun tetap belajar, bekerja sama atau berkolaborasi. Tidak perlu nilai IPK yang tinggi tapi harus belajar berkolaborasi.
Diujung keterangan, Tri Nurhudi, tak segan segan untuk kedepannya, ada sebuah target karena sekolah ini sudah menjadi Universitas maka kita akan kembangkan jurusan jurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
” Tahun depan pihaknya, akan berkolaborasi dengan RSUD Kanjuruhan khususnya, Prodi Kedokteran ,” terangnya.
Selain itu, pihaknya akan mengimplementasikan keinginan Sang Bupati Kabupaten Malang, yaitu, bagi yang putus sekolah.
Hampir 3,5 Juta secara nasional lulusan SMA dan SMK berhenti tidak ingin melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
” Ini akan kita bangun File U, lantaran, pada umumnya, terkendala biaya guna melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi maka cukup Rp.1 Juta, bisa kuliah di Universitas Kepanjen. Apalagi, jika berprestasi, memiliki potensi, talenta yang luar biasa kita beri beasiswa gratis untuk biaya pendidikan,” ucapnya.
Tri Nurhudi, menambahkan, pihaknya bercita cita membangun melalui, File U ini, guna Universitas Kepanjen berkontribusi nyata terhadap masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. TIM.
