
Basudewanews.com – Surabaya, Tim 5 Jogoboyo Perintis, Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya, bubarkan aksi tawuran di Dukuh Kupang, Surabaya, yang akhir akhir ini, menjadi trend anak anak muda.
Pembubaran aksi tawuran pada Selasa (11/3/2025) sekira pukul 03.00 WIB, 3 remaja berhasil diamankan.
3 remaja tersebut, diantaranya, berinisial YAR (15), AF (18), dan M. RZ (17), warga Simo Gunung Keramat Timur Surabaya, lantaran, terlibat dalam aksi tawuran.
Melalui, Kasat Sat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP.Teguh Santoso, menyampaikan, bahwa tiga remaja ini, diamankan karena terlibat aksi tawuran.
Lebih lanjut, aksi tawuran tersebut, berhasil dibubarkan berkat adanya informasi masyarakat.
” Berdasarkan, informasi dari masyarakat pihaknya, menindaklanjuti. Ternyata benar meraka terlibat dalam perang sarung, bahkan juga ada yang membawa sarung yang diikat dengan batu ,” terang Teguh pada Rabu (12/03/2025).
Masih menurutnya, meraka saat itu, ada dua kelompok yang sudah merencanakan untuk perang sarung. Namun, aksinya berhasil digagalkan setelah polisi melakukan pembubaran sehingga dari puluhan remaja hanya 3 yang diamankan.
Dari pengamanan ke-tiga remaja, Barang Bukti (BB) yang telah diamankan, yakni, 6 buah sarung yang digunakan dalam tawuran, sebuah balok kayu, sebuah pipa besi kecil, 1 unit sepeda motor dan empat unit handphone diserahkan ke Polsek Sawahan, Surabaya.
” Mereka bertiga kini, masih dalam proses penyidikan anggota Reskrim Polsek Sawahan dan kasusnya tengah didalami ,” beber Teguh.
AKBP. Teguh, menghimbau, aksi perang sarung yang semakin marak di bulan Ramadan ini, menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
Pihaknya, meminta kepada para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hingga dini hari.
” Kami berharap, para orang tua lebih peduli dengan kegiatan anak-anaknya, terutama selama Ramadan. Jangan sampai kegiatan sahur bersama berubah menjadi ajang tawuran yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain ,” pungkasnya. AP.
